Meski hati ini sudah banyak tersakiti dan banyak menangis, aku tetap tak bisa melupakannya.
Walau kadang hati ini ingin sekali membencinya, namun kadang aku sangat merindukannya.
Aku rindu dengan semua perhatiannya untukku.
Rindu dengan bisikan kata-kata sayangnya untukku.
Rindu dengan rengkuhan tangannya.
Aku sangat sangat merindukannya.
Masih ku sesali dalam hati perubahannya yang sangat tiba-tiba dan cepat...
Perubahan perasaannya padaku.
Dia kembali padanya. Pada cintanya yang telah lalu. Dia masih mengharap dan mengejarnya.
Kini aku tidaklah berarti untuknya.
Aku sangat merindukannya....
Merindukan suara dia saat menyanyikan lagu Dygta - Masih untukmu yang sejak awal aku tahu, lagu ini ia dedikasikan untuk gadis itu.
Merindukan suaranya saat ia menyanyikan lagu Kuta Bali.
Aku merindukan setiap tingkahnya yang kadang kocak.
Merindukan tingkahnya yang begitu sayang padaku.
Aku sangat merindukannya...
Perasaan rindu ini lebih besar dibandingkan rasa kesalku padanya karena ia sudah membohongi aku.
Rindu ini lebih besar dibanding rasa sakitku...
Aku sungguh sungguh merindukannya.
Aku rindu. Rindu.
Rindu dengan dia yang dulu saat menyayangi aku.
Saat mengejar cintaku...
Kemana perginya dia sekarang?
Kenapa kebahagiaan yang ia berikan hanya sekejap?

